Mitra Kukar memanfaatkan sesi latihan terakhir mereka di Batu
untuk mengasah skema bola mati mereka. Menurut Pelatih Mitra Kukar,
Jafri Sastra, latihan ini untuk menjaga agar anak asuhnya tidak
kehilangan naluri dalam mengantisipasi situasi bola-bola mati.
"Semua skema bola mati kita coba. Latihan ini sifatnya hanya mengulang-ulang saja," ujar Jafri,
"Ini agar pemain tidak kehilangan habit mereka," sambungnya.
Latihan
di lapangan Kusuma Agro Batu, Jumat (22/01) pagi ini merupakan latihan
terakhir para penggawa Mitra Kukar dalam program pemusatan latihan
jelang laga Final Piala Jenderal Sudirman. Usai latihan, mereka
berangkat ke Surabaya, untuk meneruskan perjalanan ke Jakarta via
pesawat.
Di partai Final, Rizky Pellu dan kawan-kawan bakal
menghadapi Semen Padang. Laga ini bakal dihelat di Stadion Utama Gelora
Bung Karno, Jakarta, Minggu (22/01).
Sementara itu, selama
pemusatan latihan di Batu, Jafri dan tim pelatih lain membenahi seluruh
aspek permainan tim. Yang paling menonjol adalah pembenahan dalam
transisi permainan dan memperbanyak opsi-opsi permainan.
"Namun, kita kombinasikan semuanya. Karena, kita tidak ada cukup waktu untuk men-drill satu persatu," tuturnya.
Lebih
lanjut, Jafri mengaku usai melakoni pemusatan latihan sejak awal pekan
ini, anak asuhnya sudah berada dalam kondisi siap tempur. Mereka sudah
siap menghadapi Semen Padang untuk kali ketiga dalam turnamen ini.
"Kita sudah benahi seluruh aspek permainan pada TC ini," tegas Jafri.
http://www.bola.net/indonesia/latihan-terakhir-di-batu-mitra-kukar-asah-skema-bola-mati-68bfe8.html
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar