Mewakili manajemen PT Persib Bandung dan Bermartabat (PT PBB), Komisaris
PT PBB Kuswara S. Taryono dengan Firman Utina berjabat tangan. Salam
komando yang diperlihatkan keduanya ini menunjukan tidak ada lagi
kesalahpahaman di antara mereka.
Keduanya pun saling meminta maaf
atas kesalahpahaman tersebut dan berharap tidak ada lagi pro dan kontra
yang muncul di anatara para pecinta PERSIB. Jabat tangan keduanya
dilakukan di Graha PERSIB, Rabu (9/12/2015).
Kuswara mengatakan,
setelah berbicara dari hati ke hati dengan Firman, ternyata polemik yang
sempat muncul merupakan kesalahpahaman. Ia pun bersyukur setelah
bertukar pikiran persoalan tersebut dapat selesai dan tidak ada lagi
permasalahan dengan Firman.
"Alhamdulillah, sore hari ini saya
bersama Firman sudah berjumpa, saling tukar pikiran. Sesunggahnya
setelah bicara hati ke hati, tidak ada persoalaan mendasar. Ini
persoalan komunikasi yang terputus dan menimbulkan polemik," kata
Kuswara.
Kuswara menegaskan, jika Firman masih menjadi bagian
dari keluarga besar PERSIB. Itu sebagai penghargaan pihaknya kepada
Firman yang sudah ikut berkontribusi dalam membawa Maung Bandung juara
Indonesia Super League (ISL) 2014 dan juara lainnya.
"Tali
silaturahmi yang sudah ada kita tetap terjalin. Semuanya sudah selesai,
karena kita semua keluarga besar. Kedepan kita pun akan lebih
menjelaskan terkait hal-hal yang sempat menjadi pembicaraan," ungkapnya.
Hal
senada disampaikan Firman. Pernyataanya beberapa waktu lalu tidak ada
maksud untuk memojokkan siapapun. Ia pun tidak ingin, jika persoalan
yang sempat muncul menjadi kerugian buat dirinya maupun orang lain.
"Dalam
hal ini saya juga meminta maaf kepada semua. Saya juga minta maaf
kepada rekan-rekan pemain, takutnya mereka terganggu. Kedepan bilamana
ada keterikatan lagi, saya ingin kontrak diperjelas satu persatu, biar
pemain memahami juga," ungkapnya.
http://www.persib.co.id/berita-persib-bandung/berita-harian/11553-polemik-karena-kesalahpahaman
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar