Sepak bola tanah air kembali menggeliat, Selasa (10/11/2015) besok. Sama seperti Piala Presiden, gelaran Piala Jenderal Sudirman 2015 kembali menjadi ajang untuk mengisi kekosongan kompetisi yang vakum.
Turnamen yang diprakarsai oleh Panglima TNI Gatot Nurmantyo ini
rencananya bakal dibuka oleh Presiden Joko Widodo di Stadion Kanjuruhan,
Malang, besok, Selasa (10/11/2015). Dua tim asal Jawa Timur, Arema
Cronus dan Persegres Gresik United bakal menabuh 'gong' pembuka turnamen
yang diikuti 14 tim profesional dan 1 tim amatir ini. Lima belas tim
tersebut terbagi dalam tiga grup.
Mahaka Sports & Entertainment kembali ditunjuk menjadi promotor
hajatan 'milik' TNI ini. Format turnamen berbeda dibanding Piala
Presiden. Tidak ada hasil imbang di fase grup. Bila kedua kubu bermain
imbang di waktu normal 2x45 menit, pertandingan dilanjutkan ke adu
penalti. Selain itu, setiap peserta diwajibkan untuk mencantumkan dua
pemain dari Tim U-21.
Guna merasang peserta, promotor juga menyediakan hadiah pada setiap
peserta di setiap babak. Tim yang menang di waktu normal selama babak
penyisihan grup hingga perempat final dihadiahi uang Rp 125 juta,
sedangkan tim yang kalah adu penalti mendapatkan Rp 110
juta. Penyelenggara juga menyediakan hadiah bagi tim yang kalah, di
waktu normal sebesar Rp 75 juta dan adu penalti berhak atas uang Rp 90
juta. Ini membuat setiap pertandingan menjadi krusial seperti laga
final.
Pada tim pemenang, Mahaka mengucurkan dana sebesar Rp 2,5 miliar pada
juara pertama. Runner-up mendapatkan Rp 1,5 miliar. Bagi peringkat 3
dan 4 masing-masing Rp 500 juta.
CEO Mahaka, Hasani Abdulgani menyatakan hadiah murni dari kantong
sponsor. Tidak ada sepeser pun uang negara di dalamnya."Hadiah di
turnamen ini 100 persen dari swasta, pihak sponsor. Tidak menggunakan
uang negara," ucap CEO Mahaka Sports, Hasani Abdulgani, di Mabes TNI
akhir Oktober lalu.
Berbeda dengan Piala Presiden sebelumnya, turnamen ini akan diikuti
oleh Persipura Jayapura. Pada Piala Presiden 2015, Persipura memilih
absen. Padahal, Persipura memiliki nama besar di kancah Liga Indonesia.
Menatap Piala Jendral Sudirman, Juara ISL 4 kali ini masih percaya pada
skuat lama.
Menghadapi perhelatan ini, dua tim besar seperti Arema Cronus dan
Persib Bandung mulai bersiap diri. Persib Bandung diperkuat hampir
mayoritas pemain inti, hanya saja Zulham Zamrun diragukan tampil di
perhelatan ini karena mengalami cedera ketika sedang bermain turnamen
antarkampung alias tarkam bertajuk Habibie Cup di Pare-Pare, Sabtu akhir
pekan lalu Namun, Zulham sudah didaftarkan Persib tampil di Piala
Jendral Sudirman 2015.
Pada Piala Presiden beberapa waktu lalu, Zulham tampil menjadi
bintang. Dia menyabet gelar individual sekaligus, pemain terbaik
sekaligus topscorer. Pelatih Persipare-pare, Assegaf Razak masih
menunggu kondisi Zulham lebih lanjut. "Saya berharap dia tidak cedera
parah. Zulham memang sempat mendapatkan perawatan tim medis tapi, dia
tidak mampu melanjutkan pertandingan," ucap Assegaf.
Maung Bandung juga dipastikan tidak diperkuat beton tangguh di lini
belakang, Vladimir Vujovic yang memilih menunggu ISL dibanding mengikuti
turnamen tanpa kejelasan. Sempat berkembang rumor kalau Vujovic bakal
menyebrang ke Negeri Jiran, Malaysia.
Namun, pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman tegas membantah spekulasi
tersebut. Menurut Djadjang, bek tangguh asal Montenegro ini menambah
waktu liburan."Agar lebih segar," begitu kata Djadjang ketika
dikonfirmasi soal absennya Vujovic. "Dia akan kembali bila ISL dimulai,"
dia melanjutkan.
Sementara itu, Singo Edan dipastikan tanpa Lancine Kone. Sebagai
gantinya, Arema merekrut Esteban Vizcarra. Pemain asal Argentina ini
dikontrak dengan durasi pendek selama dua bulan dari Semen Padang. Atau
selama perhelatan Piala Jendral Sudirman berlangsung.
Persija Jakarta juga tidak mau kalah. Persija gerak cepat
mendatangkan pemain. Emmanuel Kenmogne dan Raphel Maitimo. Kenmogne
sudah tidak asing dengan Persija. Pemain kelahiran Kamerun ini pernah
memperkuat Persija musim 2013-14. Datang di pertengahan musim, Kenmogne
langsung menjadi mesin gol baru Macan Kemayoran. Dari 14 partai yang
dilakoni, pemain 35 tahun ini langsung menyarangkan 15 gol. Namun
Kenmogne langsung hijrah ke Persebaya dan kemudian terbang ke Negeri
Jiran.
Hanya saja, hingga H-1 perhelatan Piala Jendral Sudirman, Persija
masih tanpa ikon, Bambang Pamungkas. Bambang Nurdiansyah yang direkrut
untuk menggantikan Rahmad Darmawan sudah memastikan, Persija tanpa
Bambang."Dia sudah minta maaf ke saya absen di turnamen ini." ucap
Banur.
Persaingan Piala Panglima diprediksi bakal lebih seru. Pasalnya,
semua juara ISL berkumpul. Setidaknya, empat jagoan di Liga Super,
Persipura Jayapura, Arema, Persib dan Sriwijaya meramaikan turnamen ini.
Bahkan, Persib menunjukkan kedigdayaan dengan mengawinkan gelar ISL
2014 dan Piala Presiden 2015.
Namun yang menimbulkan tanda tanya, kapan kompetisi berjenjang
kembali bergulir? Pembina Arema, Lalu Mara mengungkapkan, turnamen hanya
sekadar mencari hadiah semata. Tidak ada jenjang bagi tim-tim juara.
"Ini (turnamen) euforia sesaat, jadi tak bisa disamakan dengan
kompetisi. Saya lihat beberapa tim juga mempersiapkan diri dengan
setengah-setengah alias tidak total. Kalau ingin benar-benar memberikan
efek menyeluruh, ya pastinya lewat kompetisi," tutur Lalu Mara dilansir
dari situs Wearemania. (Jon/Rco)
Berikut Jadwal Piala Jenderal Sudirman:
Babak Grup 14 November
Perempat Final 12 Desember
Semifinal 9 Januari - 17 Januari
Final 24 Januari
Distribusi hadiah penyisihan grup - Perempat Final:
Tim menang dalam waktu normal - Rp 125juta
Tim kalah dalam waktu normal - Rp 75juta
Tim menang melalui adu penalti - Rp 110juta
Tim kalah melalui adu penalti - Rp 90juta
http://bola.liputan6.com/read/2361004/piala-jenderal-sudirman-babak-baru-sepak-bola-indonesia
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar